Sabtu, 10 November 2018

Pengertian dan Penjelasan Tentang Konsep Musik - Seni Budaya


KONSEP MUSIK

A.         Pengertian Konsep Musik
            Kata Konsep berasal dari bahasa latin conceptum, yang artinya sesuatu yang dipahami. Aristoteles dalam bukunya "The classical theory of concepts" menyatakan bahwa konsep merupakan penyusun utama dalam pembentukan pengetahuan ilmiah dan filsafat pemikiran manusia.
Penemu musik pertama kali adalah Al Farabi dengan nama lengkap Abu Nasr Muhammad Bin Tarkhan Bin Uzlaq Al Farabi. Beliau adalah seorang maestro musik ataupun pakar musik. Dialah yang menemukan not musik. Beliau lahir di Desa Wasij, Transoxiana pada tahun 870 M.
         Musik adalah suara yang disusun demikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, dan keharmonisan terutama dari suara yang dihasilkan dari alat-alat yang dapat menghasilkan irama.
            Jadi Konsep Musik adalah Gagasan utama atau dasar utama dalam pembentukan irama yang di hasilkan dari suara alat alat yang menghasilkan irama.

B.          Konsep Seni Musik Terdiri Dari

1.   Suara
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) versi online, suara adalah bunyi yang dikeluarkan dari mulut manusia dan alat-alat. Suara bisa berbentuk gumaman, dengungan, siulan, nyanyian, teriakan, atau tangisan. Pukulan, gesekan, tiupan atau tekanan pada suatu alat juga dapat menghasilkan suara. Dalam konsep seni musik, suara yang dimaksud adalah suara yang menghasilkan melodi dan harmoni lewat sebuah karya musik.

2.   Tangga Nada
Konsep seni musik yang kedua adalah tangga nada, yang didefiniskan sebagai suatu susunan nada atau tingkatan bunyi, umumnya berisi 7 nada, yaitu do, re, mi, fa, sol, la, dan si. Secara umum tangga nada yang dikenal adalah mayor dan minor. Interval pada tangga nada mayor adalah 1, 1, 1/2, 1, 1, 1, 1/2, sedangkan interval minor adalah 1, 1/2, 1, 1, 1/2, 1, 1.

3.   Durasi
Konsep seni musik ini mungkin jarang kita dengar, tetapi perannya sangat penting dalam seni musik. Menurut Galettis (2009), durasi berhubungan dengan panjang pendek nada dan tanda istirahat dalam suatu karya musik. Di dalamnya termasuk beat (ketukan), tanda birama, pulses, rhythm, meter, nilai not, tanda istirahat, dan tempo. Kita tidak akan membahas seluruh elemen durasi, tetapi hanya berfokus pada 4 elemen, yaitu beat, rhythm, meter, dan tempo.

C.         Unsur – unsur Seni Musik

1.      IRAMA
Definisi dari irama atau ritme ialah pergantian panjang pendek, renda atau tingginya nada, serta keras atau lembutnya nada atau suara. Bisa dikatakan bahwa irama merupakan satu penentu ketukan dalam musik.

2. MELODI
Pengertian melodi yaitu sebuah kesatuan frase yang tersusun atas bunyi yang urut, interval, dan tinggi rendah yang tertata rapi atau terstruktur. Jika di lihat dari unsur-unsur yang lain, melodi merupakan salah satu nilai yang menjadi daya tarik sebuah karya musik itu sendiri.

3. HARMONI
Pengertian Harmoni dalam bagian seni musik merupakan sebuah kumpulan nada yang apabila nada tersebut di mainkan secara bersamaan akan menjadi suara yang sangat elok untuk di dengar. Selain itu harmoni juga bisa di definisikan sebagai sebuah deretan akord yang disusun secara rapi dan di mainkan sebagai sebuah iringan musik.

4. BIRAMA
Pengertian dari birama adalah suatu unsur seni musik yang berbentuk sebuah ketukan atau bisa juga ayunan yang berulang datang dengan waktu yang sama dan teratur.

5. TANGGA NADA
Tangga nada merupakan urutan nada yang disusun berjenjang membentuk tangga dan dimainkan sebagai unsur penting dalam pertujukan seni musik. Tangga nada terdiri dari do, re, mi, fa, sol, la, si, do. Tangga nada ini dibagi menjadi dua, yaitu:
Tangga diatonik, yaitu tangga nada yang terdiri dari tujuh nada pokok dengan dua jenis jarak (1/2 atau 1).
Tangga pentatonik, ialah tangga nada yang terdiri dari lima nada pokok saja dengan interval-interval tertentu.

6. TEMPO
Tempo merupakan cepat atau lambatnya sebuah lagu. Semakin cepat sebuah lagu dimainkan maka nilai tempo dari sebuah lagu akan semakin besar. Ukuran untuk menentukan tempo ialah beat, yaitu ketukan dasar yang digunakan untuk menghitung banyaknya ketukan dalam satu menit. Satuan dari beat ialah MM atau Metronome Malzel, yaitu alat pengukur tempo yang dibagi menjadi tiga kriteria tempo lambat, sedang, dan cepat.
Tempo dibedakan menjadi 8, diantaranya Allergo (cepat, Vivace (lebih cepat), Presto (cepat sekali(, Moderato (sedang agak cepat), Andante (sedang), Andagio (lambat), Lento (lebih lambat), dan Largo (lambat sekali).

7. DINAMIK
Untuk menciptakan suatu musik tidak terdengar monoton dan datar, maka suatu musik harus memiliki tingkatan keras dan lembutnya suatu nada. Hal ini tercipta dari bagaimana pemusik memainkan alat musiknya. Tingkatan nyaring dan lembut dalam memainkan sebuah nada disebut sebagai unsur dinamis. Unsur ini menjadi unsur terkuat yang menggambarkan emosi dan perasaan yang terkandung dalam sebuah karya seni musik, baik nuasa sedih, agresif, riang ataupun datar.

8. Timbre
Timbre merupakan kualitas atau warna bunyi dalam seni musik. Keberhasilan memunculkan unsur ini sangat bergantung pada sumber suara dan cara bergetarnya suatu instrumen. Misalnya saja, timbre yang dihasilkan alat musik petik tentu akan berbeda dengan timbre yang dihasilkan alat musik tiup meskipun dimainkan dalam satu waktu dengan nada yang sama.

9. Ekspresi
Ekspresi merupakan ungkapan perasaan hati yang dituangkan melalui mimik wajah, baik itu rasa sedih, kecewa, gembira, cinta, dan lainnya. Agar penikmat hanyut dalam musik yang dibawakan, penyanyi harus mampu beekspresi sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan melalui lagunya.

D.         Fungsi Seni Musik

1.     Seni Musik Sebagai Sarana Pengekspresian Diri
2.     Manfaat Seni Musik Sebagai Sarana Hiburan
3.     Fungsi seni musik sebagai sarana terapi
4.     Seni musik sebagai sarana upacara
5.     Fungsi karya seni musik sebagai sarana komersial
6.     Seni musik sebagai sarana pendidikan
7.     Fungsi seni musik sebagai sarana tari
8.     Fungsi seni musik untuk ajang kreatifitas
9.     Manfaat seni musik sebagai sarana komunikasi

E.       Jenis – jenis Musik / Genre
1.      Blues
Blues adalah genre musik yang berasal dari masyarakat Afrika-Amerika dan lahir sekitar akhir abad ke-19. Ciri-ciri musik blues adalah lirik awalnya yang terdiri dari satu baris yang diulang empat kali. Meskipun ciri tersebut hanya ada pada dekade pertama abad ke-20.
2.      Country
Musik country adalah genre musik populer di Amerika yang berasal dari Amerika Serikat selatan tepatnya di Atlanta dan Georgia pada tahun 1920. Ciri khas musik country adalah sebagian besar menggunakan instrumen string seperti banjo, gitar akustik, gitar listrik, biola, dan harmonika. Istilah “country” baru populer pada tahun 1940-an.
3.      Electronic
Musik electronic adalah musik yang secara keseluruhan menggunakan alat musik elektronik dan teknologi musik elektronik. Contoh alat musik elektronik adalah telharmonium, organ hammond, dan gitar listrik.
4.      Hip Hop
Musik hip hop adalah genre musik yang terdiri dari musik berirama dan bergaya yang biasanya terdapat rap dan vokal ritmis. Vokalis biasanya membaca lirik lagu seperti membaca biasa namun dengan ritme tertentu. Hip-hop biasanya dikaitkan dengan break dance, beat box, dan grafiti. Budaya musik hip hop dimulai pada tahun 1970-an.
5.      Jazz
Jazz adalah aliran musik yang berasal dari masyarakat Afrika-Amerika pada akhir abad ke-19. Musik ini dikenal memiliki alunan yang merdu. Musik ini mendapatkan pengaruh besar dari budaya Afrika Barat dan Eropa.
6.      Pop
Istilah “pop” berasal dari “populer” adalah bentuk modern dari rock and roll. Musik pop terbentuk pada tahun 1950-an. Musik ini lebih lembut dari rock and roll. Genre musik ini menjadi genre musik paling populer di dunia.
7.      R & B
R & B (atau RnB) atau singkatan dari “rhythm & blues” adalah genre yang cukup populer yang berasal dari musik Afrika-Amerika pada tahun 1940-an. Satu band RnB biasanya terdiri dari pianis, satu atau dua gitaris, vokalis, bass, drum, dan saxophone
8.      Rock
Musik rock adalah genre musik populer yang berasal dari musik rock and roll di Amerika serikat pada tahun 1950-an. Musik ini mendapat pengaruh dari blues, jazz, klasik, dll. Musik rock fokus pada gitar listrik. Satu grup musik rock terdiri dari gitar bass, gitar listrik, dan drum. Liriknya sering menekankan tentang cinta romantis atau politik dalam tekanan. Kebanyakan pemainnya adalah laki-laki.
9.      Reggae
Musik reggae adalah genre musik yang berasal dari Jamaika pada akhir tahun 1960-an. Musik ini dipengaruhi oleh jazz Amerika dan RnB. Gaya musik reggae menggabungkan beberapa unsur musik RnB, jazz, mento, calypso, musik Amerika Latin, dan musik Afrika. Salah satu elemen yang paling mudah dikenali dari musik reggae adalah ritme offbeat yang berasal dari gitar atau piano meskipun gitar bass sering berperan dominan dalam reggae.
10.  Musik klasik
lahir dari masa sekitar akhir abad ke-18, semasa hidup komponis Haydn dan Mozart. Musik klasik yang pembuatan dan penyajiannya memakai bentuk, sifat, dan gaya dari musik yang berasal dari masa lalu. Musik klasik adalah musik kuno. (Suharto, 1992:63) musik klasik hidup dan berkembang di lingkungan kaun bangsawan, di lingkungan istana atau keraton. Karya musik klasik memiliki sifat yang mempertahankan nilai-nilai dan norma yang sangat kuat.

Ø  Musik tradisional adalah musik yang dipengaruhi oleh adat, tradisi dan budaya masyarakat tertentu. Pada umumnya musik tradisi baik vokal maupun instrumen menjadi milik bersama, karena musik tradisi banyak yang tidak diketahui penciptanya, tahun tercipta. Musik tradisional dengan kesederhanaannya merupakan warisan seni budaya leluhur yang memiliki nilai luhung, diakui keberadaannya karena mampu meng-adaptasi lingkungan tempat karya musik itu hidup dan berkembang.

Ø  Musik Modern dikenal dengan sebutan musik kreasi baru. Musik ini bersumber dari musik tradisional dan musik klasik, yang dikemas dari hasil sebuah proses kreasi dari bentuk aslinya, biasanya kreasi musik ini mencerminkan sikap dinamis yang menjadi tuntunan  masyarakat. Musik modern secara  prinsip mampu mem-beri nuansa baru  meskipun materinya lama

Ø  Musik kontemporer adalah musik baru di Indonesia yang tidak berkaitan dengan tradisi sama sekali. Kriteria dari kontemporer adalah ketidak biasaan atau suatu bayangan “kebebasan sepenuhnya”. Kontemporer dianggap sebagai salah satu gaya tertentu, yang diartikan sebagai suatu sikap menggarap di ujung perkembangan seni yang digeluti.