Rabu, 20 Desember 2017

Selasa, 14 November 2017

Rencana Cristiano Ronaldo : Hengkang dari Real Madrid


Cristiano Ronaldo, dikabarkan Calciomercato, berniat meninggalkan Real Madrid karena tidak puas dengan sikap manajemen. Ronaldo merasa tidak dihargai dengan tawaran kontrak yang diajukan Los Blancos dan keinginan klub untuk mendatangkan Kylian Mbappe.

Cristiano Ronaldo disebut ingin meninggalkan klub setelah musim 2017-18 berakhir. Selain masalah penggelapan pajak, Ronaldo merasa posisinya sebagai ikon klub sudah memudar. Pada musim ini, Ronaldo mengalami penurunan performa jika melihat produktivitas gol sang pemain. Hingga pekan ke-11 La Liga, Ronaldo baru meyumbang satu gol utnuk Los Blancos.

Selain itu, Ronaldo menganggap Real Madrid kurang menghormatinya karena berniat menggaet Kylian Mbappe pada bursa transfer musim panas 2018. Ronaldo khawatir kehadiran Kylian Mbappe akan menyingkirkan posisinya dari starting lineup Real Madrid.

Meski begitu, niat Ronaldo tersebut mendapat penolakan dari presiden Real Madrid, Florentino Perez. Sang presiden menganggap Ronaldo masih menjadi tulang punggung El Real untuk menggedor pertahanan lawan.

Real Madrid memboyong Cristiano Ronaldo dari Manchester United dengan mahar 94 juta euro atau Rp 1,4 triliun pada bursa transfer musim panas 2009. Saat ini, sang pemain masih terikat kontrak hingga 30 Juni 2021.


Jumat, 27 Oktober 2017

Ketum GP Ansor: Makna Sumpah Pemuda, Keberagaman Kekuatan Bangsa

Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, Hari Sumpah Pemuda yang jatuh 28 Oktober, memberi makna mendalam.

Menurut dia, makna pentingnya yakni keberagaman dan kebinekaan adalah kekuatan bangsa Indonesia.

"Inilah makna penting yang terkandung di dalam Sumpah Pemuda. Keberagaman adalah kekuatan, kebinekaan adalah senjata untuk mengalahkan penindasan," ucap pria yang akrab disapa Gus Yaqut dalam acara Kemah Pemuda dan Soft Launching Kirab Satu Negeri, di Jakarta, Jumat (27/10/2017).

Dia meminta, pemuda generasi penerus bangsa, harus selalu mengingat dan menghidupi semangat yang terkandung di dalam Sumpah Pemuda. Hal ini diperlukan, terutama untuk membangun

"Bersama-sama membangun Indonesia, menjaga berdiri tegaknya Indonesia dengan keberagaman yang kita miliki, dengan kebinekaan yang menjadi sunatullah bagi kita semua," ucap Gus Yaqut.

Kebinekaan, kata Gus Yaqut, telah menjadi takdir bangsa Indonesia. Sehingga Indonesia harus dijaga dan ditegakkan sejajar dengan bangsa-bangsa lain.

Di samping itu, dia melanjutkan, Sumpah Pemuda memberi makna bahwa yang mayoritas memberikan perlindungan dan kenyamanan bagi minoritas.

Dia menjalaskan, meski dulu suku Jawa mayoritas, namun karena berangkat pada satu tekad yang sama, mau mengalahkan egoisme kesukuan, disepakatilah bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, bukan bahasa Jawa.

"Begitu juga, meski mayoritas bangsa Indonesia adalah beragama Islam, namun para pemuda juga bersepakat tentang Tanah Air Indonesia, bukan Tanah Air Islam Indonesia," tandas Gus Yaqut.

Malahayati, Laksamana Wanita Yang Pertama Menaklukkan Portugis dan Belanda

Pemerintah akan memberi anugerah gelar pahlawan nasional kepada Laksamana Malahayati dari Kesultanan Aceh. Gelar tersebut dirasa pantas diterima Malayahati yang diklaim sebagai laksamana perempuan pertama di bumi Nusantara.

Dalam sejumlah riwayat sejarah, Malayahati digambarkan sebagai panglima perang Kesultanan Aceh, yang mampu menaklukkan armada angkatan laut Belanda dan bangsa Portugis (Portugal) pada abad ke-16 Masehi.

Malahayati adalah putri Laksamana Mahmud Syah bin Laksamana Muhammad Said Syah. Kakeknya merupakan putra Sultan Salahuddin Syah yang memimpin Aceh pada 1530-1539.

Tak mengherankan bila kemudian Malahayati akrab dengan dunia angkatan laut. Sebelum memimpin peperangan, ia sempat mengenyam pendidikan akademi militer dan memperdalam ilmu kelautan di Baital Makdis atau Pusat Pendidikan Tentara Aceh.

Saat itu, Malahayati bertemu dengan seorang perwira muda yang kemudian menjadi pendamping hidupnya. Dalam suatu perang melawan Portugal di Teluk Haru, armada Aceh sukses menghancurkan para prajurit bangsa Portugis.

Namun, pertempuran itu mengakibatkan sekitar seribu orang Aceh tewas, termasuk laksamana yang merupakan suami Malahayati.

Sepeninggal suaminya, Malahayati membentuk armada yang terdiri dari para janda yang suaminya gugur dalam pertempuran melawan bangsa Portugis. Armada pasukannya diberi nama Inong Balee atau Armada Perempuan Janda.

Pangkalannya berada di Teluk Lamreh, Krueng Raya, Aceh. Ada 100 kapal perang dengan kapasitas 400-500 orang. Tiap kapal perang dilengkapi dengan meriam. Bahkan, kapal paling besar dilengkapi lima meriam.

Malahayati juga membangun benteng yang dinamai Benteng Inong Balee bersama pasukannya. Karier militer Malahayati terus menanjak hingga ia menduduki jabatan tertinggi di Angkatan Laut Kerajaan Aceh kala itu.

Sebagaimana layaknya para pemimpin zaman itu, Laksamana Malahayati ikut bertempur di garis depan melawan kekuatan Portugal dan Belanda yang hendak menguasai jalur laut Selat Malaka.

Ratu Elizabeth I Tersentak
Reputasi Malahayati sebagai penjaga pintu gerbang kerajaan membuat Inggris yang hendak masuk ke wilayah Aceh memilih untuk menempuh jalan damai.

Surat dari Ratu Elizabeth I yang dibawa James Lancaster untuk Sultan Aceh membuka jalan bagi Inggris untuk menuju Jawa dan membuka pos dagang di Banten.

Cornelis de Houtman, orang Belanda pertama yang tiba di Indonesia, juga mencoba menggoyang kekuasaan Aceh pada 1599. Namun, upayanya gagal. Pasukan Belanda berhasil dipukul mundur oleh armada Inong Balee. Cornelis de Houtman tewas di tangan Laksamana Malahayati pada 11 September 1599.

Sementara, Prins Maurits yang memimpin Belanda saat itu, berupaya memperbaiki hubungan dengan Aceh. Keduanya menggelar perundingan awal hingga tercapai sejumlah persetujuan.

Atas keberaniannya, nama Malahayati saat ini dijadikan nama jalan, pelabuhan, rumah sakit, perguruan tinggi hingga nama kapal perang, yakni KRI Malahayati. Bahkan lukisannya diabadikan di Museum Kapal Selam, Surabaya, Jawa Timur.

Usulan Pahlawan Nasional

Cuplikan sejarah Malahayati tersebut dibahas dalam forum diskusi bertajuk "Laksamana Malahayati dalam Rangka Penguatan Jati Diri sebagai Bangsa" yang digelar di Sentul, Bogor, Rabu 17 Mei 2017.
Sejumlah tokoh dan sejarawan menyayangkan tak banyak yang mengenal sosok Malahayati. Bahkan, pemerintah belum memasukkan laksamana perempuan pertama di dunia ini sebagai pahlawan nasional.

"Karena itu dalam diskusi ini kami ingin mendorong pemerintah agar Malahayati dinobatkan sebagai pahlawan," ujar Ketua Yayasan Cut Nyak Dien, Pocut Hasrindah Syahrul.

Perempuan yang menjabat sebagai Dewan Pakar Silaturahmi Keraton se-Nusantara ini juga meminta agar Malahayati masuk dalam pelajaran sejarah di sekolah-sekolah.

"Beliau ini sangat hebat. Perempuan pertama di Indonesia bahkan di dunia yang menjadi laksamana dan memimpin pertempuran di laut, tapi terlupakan dalam sejarah," ujar dia.

Selasa, 24 Oktober 2017

Komitmen Nvidia untuk Perkembangan Dunia eSports di Indonesia

Bertempat di Dota Cafe, Kemanggisan, Jakarta Barat, Nvidia kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan serta pencapaian prestasi cabang olahraga digital (eSports).
Nvidia memberikan dukungan dengan menggelar program sertifikasi GeForce untuk iCafe (warnet) meliputi beberapa lokasi di kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia yang berfungsi sebagai arena eSports.

"Kita ingin terlibat langsung dalam lahirnya arena eSports yang mampu mengoptimalkan kemampuan, potensi, serta raihan prestasi para pelaku dunia eSports," papar Haryono Kartno, Country Business Nvidia Indonesia di Dota Cafe, Senin (23/10/2017) kemarin.

Di Indonesia, pria yang akrab dipanggil Harry ini mengungkapkan, iCafe di Indonesia yang sudah bersertifikasi GeForce saat ini mencapai 40 iCafe yang tersebar di 30 kota dan ditargetkan mencapai 50 kota di akhir 2017.

Tak hanya memberikan dukungan lewat program sertifikasi GeForce, Nvidia juga mendukung penuh pada seluruh komponen perangkat komputer di iCafe tersebut.


Adapun iCafe yang sudah bersertifikasi GeForce ini akan didukung dengan komponen kartu grafis Nvidia minimal GeForce GTX 1050 ke atas. Diketahui, iCafe yang ikut program sertifikasi ini dibagi ke dalam tiga kelompok, yakni Silver, Gold, dan Platinum.

Untuk Silver, 50 PC di iCafe setidaknya menggunakan kartu grafis GeForce GTX 1050 ke atas. Untuk Gold, ada 100 PC menggunakan GeForce GTX 1070 dan ada tempat khusus yang digunakan sebagai Battle Arena.

Terakhir, untuk Platinum diharuskan ada 150 PC berkartu grafis GeForce GTX 1080 lengkap dengan Battle Arena.